Saat korban sudah terikat, pelaku menganiaya dengan cara memukuli beberapa bagian tubuh, terutama wajah. Tak hanya itu, pelaku juga memanaskan pisau yang kemudian ditempelkan ke kulit korban.
"Korban diikat dan dianiaya, mulai dari dipukul, dibenturkan kepalanya ke lantai dan menempelkan pisau yang dipanaskan terlebih dahulu dengan menggunakan korek gas," ujar Defrat.
Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami sejumlah luka. Seperti lebam pada wajah, bibir bagian atas pecah serta bagian kulit terkelupas.
Tak terima atas penganiayaan yang dialami putranya, ayah korban kemudian membuat laporan ke Mapolres Pesawaran. Kasus tersebut kini masih dalam pendalaman polisi.