Arus Balik Lebaran, Pemudik Diimbau Waspadai Hujan Lebat di Pelabuhan Bakauheni

Ira Widyanti
Suasana kepadatan kendaraan mengantre di Pelabuhan Bakauheni, Lampung. (Foto: MPI/Ira Widyanti)

Try melanjutkan, potensi hujan di wilayah Lampung disebabkan kondisi labilitas atmosfer yang dapat mendukung proses konvektif skala lokal di wilayah Lampung.

"Pola angin di Wilayah Perairan Provinsi Lampung pada umumnya bergerak dari arah Barat Daya hingga Barat Laut dengan kecepatan angin berkisar antara 2-20 knot. Kecepatan angin tertinggi, terpantau di Perairan Timur Lampung bagian Selatan dan Perairan Teluk Lampung bagian Selatan. Untuk wilayah pelabuhan Bakauheni kecepatan angin berkisar 2-17 knot," ujarnya.

Try menuturkan, untuk potensi gelombang tinggi, kondisi gelombang terpantau tenang hingga sedang yaitu berkisar 0,2 meter hingga 2 meter.

"Tinggi gelombang hingga mencapai 2 meter atau kategori gelombang sedang dapat terjadi di wilayah perairan barat Lampung dan Selat Sunda Selatan Lampung. Kondisi gelombang di sekitar Pelabuhan Bakauheni masih relatif aman untuk aktivitas Pelabuhan, yakni berkisar 0,2 meter hingga 1 meter," ucapnya.

Kondisi yang dapat beresiko terhadap keselamatan kapal ferry yaitu apabila kecepatan angin mencapai 21 knots dan tinggi gelombang mencapai 2,5 meter.

Atas hal tersebut, masyarakat diimbau untuk mengikuti informasi resmi dari BMKG dan tetap waspada serta mengambil langkah-langkah pencegahan terhadap kemungkinan cuaca ekstrem yang dapat mengganggu kenyamanan dan membahayakan keselamatan perjalanan, khususnya selama periode arus balik lebaran.

"BMKG Maritim Lampung selalu memberikan layanan informasi cuaca untuk cuaca pelabuhan, cuaca perairan, informasi tinggi gelombang hingga Jalur pelayaran di Provinsi Lampung yang akan diupdate setiap hari," ujarnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Purworejo jadi Daerah Terlama Tanpa Hujan di Jawa Tengah, Ini Imbauan BMKG

57 tahun lalu

Gempa M5,1 Guncang Bitung Sulut, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini M 3,4 Guncang Jembrana Bali, Berpusat di Laut

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 5,6 Guncang Tahuna Kepulauan Sangihe, Tak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Gempa Hari ini Guncang Kepulauan Mentawai Sumbar, Cek Magnitudonya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal