Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BMKG Ingatkan Ancaman Karhutla hingga ISPA saat Kemarau Panjang
Advertisement . Scroll to see content

Purworejo jadi Daerah Terlama Tanpa Hujan di Jawa Tengah, Ini Imbauan BMKG

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:27:00 WIB
Purworejo jadi Daerah Terlama Tanpa Hujan di Jawa Tengah, Ini Imbauan BMKG
Ilustrasi Kabupaten Purworejo dilanda kemarau panjang. (Foto: Ilustrasi/AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis daftar wilayah di Indonesia yang mengalami Hari Tanpa Hujan (HTH) dengan kategori sangat panjang hingga pertengahan Juni 2026. Dari peta sebaran darurat kekeringan tersebut, Kabupaten Purworejo menjadi wilayah di Jawa Tengah yang paling parah dan terlama tidak diguyur hujan. 

Berdasarkan data resmi BMKG, Bumi Bagelen, julukan Kabupaten Purworejo, tercatat sudah 39 hari berturut-turut kering kerontang tanpa ada setetes pun air hujan yang turun membasahi wilayah tersebut. 

Catatan kelam HTH di Purworejo ini menempatkannya ke dalam jajaran lima daerah terkering di level nasional bersama beberapa kabupaten di wilayah Jawa Timur, DIY, dan Nusa Tenggara. 

Daerah dengan periode tanpa hujan terlama di Indonesia hingga Juni 2026 di antaranya, Kabupaten Probolinggo (Jawa Timur) 42 hari tanpa hujan, Kabupaten Bima (Nusa Tenggara Barat) 40 hari tanpa hujan, Kabupaten Bantul (DI Yogyakarta) 39 hari tanpa hujan, dan Kabupaten Merauke (Papua Selatan) 32 hari tanpa hujan. 

"Hingga awal Juni ini, sekitar 33,3 persen Zona Musim di Indonesia (233 ZOM) sudah resmi memasuki musim kemarau," tulis BMKG dalam keterangan resminya yang dikutip Minggu (14/6/2026).

Sebaran Kemarau di Jawa Tengah

BMKG menambahkan, sebagian besar wilayah Jawa Tengah saat ini memang sudah terkunci oleh cengkeraman musim kemarau. Pola cuaca kering ini juga terjadi berbarengan di wilayah tetangga seperti sebagian Jakarta, sebagian Jawa Barat, sebagian besar Jawa Timur, Yogyakarta, Bali, hingga wilayah NTB dan NTT. 

Kondisi Purworejo yang sudah sebulan lebih tidak menyentuh hujan memicu kekhawatiran meluasnya krisis air bersih, terutama untuk sektor domestik rumah tangga dan lahan pertanian warga yang mulai retak-retak.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut