Gelombang Tinggi, Nelayan di Bintan Kepri Sebulan Tak Melaut

Antara
Kapal nelayan parkir di pantai karena ancaman gelombang tinggi membuat mereka urung melaut. (Foto: Dok iNews)

BINTAN, iNews.id - Nelayan di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri), sudah sebulan terakhir ini tidak bisa melaut karena ancaman gelombang tinggi di daerah tersebut. Mereka lebih banyak menghabiskan waktu di rumah.

Ketua Komite Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Bintan, Buyung Syukur Harianto mengatakan, ketinggian gelombang di perairan Bintan mencapai tiga meter. Karena itu, nelayan memilih tidak melaut ketimbang memaksakan diri.

"Diperkirakan dua minggu ke depan nelayan baru bisa melaut. Itu pun kalau cuaca sudah mulai kondusif," kata Buyung kepada wartawan di Kabupaten Bintan, Kepri, Sabtu (3/8/2019).


Buyung mengatakan, selama tidak melaut para nelayan lebih banyak menghabiskan waktu di rumah. Mereka tidak punya pilihan lain, karena satu-satunya sumber mata pencaharian yakni dengan menangkap ikan.

Namun, para nelayan diimbau untuk memanfaatkan momen ini untuk menyiapkan keperluan-keperluan melaut nantinya. Misal, memperbaiki alat tangkap ikan yang rusak, jadi ada kegiatan positif selama tidak melaut.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tragis, Nelayan di Lampung Timur Tewas Ditebas Teman Pakai Golok

57 tahun lalu

Ribuan Nelayan Pati Demo di Kantor Bupati, Protes Kenaikan Harga BBM Non-Subsidi

57 tahun lalu

Siaga! 1.456 Personel Gabungan Kawal Demo Nelayan di Pati Tanpa Senjata

57 tahun lalu

Ribuan Nelayan Pati Demo Hari Ini, Tuntut Harga BBM Industri Turun

57 tahun lalu

Viral Hiu Tutul Raksasa 15 Meter di Pantai Paciran Lamongan, Dievakuasi ke Laut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal