"Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama tidak turun ke laut, nelayan terpaksa meminjam uang kepada tauke, tempat biasa mereka menjual hasil tangkapan," ujarnya.
Nanti para nelayan tersebut dapat membayarnya setelah mereka terjun kembali melaut dengan hasil tangkapan. Hal seperti ini sudah tak asing lagi bagi mereka.
Buyung juga mengharapkan pemerintah daerah (pemda) setempat dapat mencarikan solusi untuk membantu nelayan saat tidak bisa melaut.
"Misalnya membuat program padat karya, di mana nelayan bisa memperbaiki selokan, pantai, serta membuat keramba. Intinya mereka bisa mendapatkan gaji dari sana," kata Buyung.