Roby mengimbau, masyarakat untuk mengkonsumsi tahu dan tempe secara normal sesuai kebutuhan agar stok tetap stabil.
"Stok kedelai Insya Allah stabil dibarengi masyarakat konsumsi tempenya tetap lah normal sesuai kebutuhan, tidak berbelanja secara berlebihan," ujarnya.
Berdasarkan pantauan pasar-pasar tradisional di Samarinda, tahu dan tempe masih dijual dengan harga yang wajar yakni Rp5.000 untuk ukuran kecil dan Rp15.000 untuk tempe ukuran besar.
Selain tahu dan tempe, stok daging sapi baik daging impor maupun lokal masih cukup untuk 2,9 bulan dengan ketersediaan 4.400 ton. Sementara kebutuhan per bulan di Kaltim sekitar 1.555 ton.
"Soal harga percayalah dengan kami. Kami coba menahan terus agar tidak terjadi lonjakan harga yang tidak wajar," ujarnya.