PKBM Putri Karang Melenu: Dari Swadaya Keluarga, Kini Model Pendidikan Kesetaraan Nasional

Dzulfikar Ash
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri. (Foto: dok Pemkab Kukar)

“Melalui kerja sama dengan badan usaha, PKBM dapat beroperasi lebih optimal. Masyarakat pun terbantu melanjutkan pendidikan tanpa harus terbebani biaya,” ujarnya.

Aulia menyebut pola seperti ini layak dijadikan contoh. Baginya, keterlibatan dunia usaha dalam pendidikan bukan hanya tanggung jawab sosial, melainkan investasi jangka panjang bagi daerah.

“Ini contoh nyata bahwa dunia usaha bisa berperan langsung dalam mencerdaskan kehidupan masyarakat. Harapannya semakin banyak perusahaan lain yang meniru langkah serupa,” tuturnya.

Kini, keberhasilan PKBM Putri Karang Melenu tidak hanya menjadi cerita lokal. Ia adalah bukti bahwa pendidikan non-formal bisa menjawab kebutuhan masyarakat, sejalan dengan program nasional pengentasan buta aksara dan peningkatan daya saing tenaga kerja.

Dari swadaya keluarga hingga kolaborasi perusahaan dan pemerintah, PKBM ini telah menorehkan jejak: mencetak ribuan alumni, sekaligus membuka jalan bagi model pendidikan kesetaraan yang bisa direplikasi di seluruh Indonesia.

Editor : Rizqa Leony Putri
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Perkuat Layanan Kesehatan, Bupati Kotabaru Resmikan Ruang Kemoterapi RSUD Pangeran Jaya Sumitra

57 tahun lalu

Pemkab Kotabaru Gelar Public Communication Summit 2026, Perkuat Pengelolaan Isu di Era Digital

57 tahun lalu

Hotel 88 Kedungsari Surabaya Hadirkan Executive Family Room with Kids Play

57 tahun lalu

Pura Prajapati Telagasari Diresmikan, Pemkab Kotabaru Perkuat Harmoni Antarumat Beragama

57 tahun lalu

Mengenal Ortho-K, Solusi Kontrol Mata Minus Anak Tanpa Operasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal