PKBM Putri Karang Melenu: Dari Swadaya Keluarga, Kini Model Pendidikan Kesetaraan Nasional

Dzulfikar Ash
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri. (Foto: dok Pemkab Kukar)

“Melalui kerja sama dengan badan usaha, PKBM dapat beroperasi lebih optimal. Masyarakat pun terbantu melanjutkan pendidikan tanpa harus terbebani biaya,” ujarnya.

Aulia menyebut pola seperti ini layak dijadikan contoh. Baginya, keterlibatan dunia usaha dalam pendidikan bukan hanya tanggung jawab sosial, melainkan investasi jangka panjang bagi daerah.

“Ini contoh nyata bahwa dunia usaha bisa berperan langsung dalam mencerdaskan kehidupan masyarakat. Harapannya semakin banyak perusahaan lain yang meniru langkah serupa,” tuturnya.

Kini, keberhasilan PKBM Putri Karang Melenu tidak hanya menjadi cerita lokal. Ia adalah bukti bahwa pendidikan non-formal bisa menjawab kebutuhan masyarakat, sejalan dengan program nasional pengentasan buta aksara dan peningkatan daya saing tenaga kerja.

Dari swadaya keluarga hingga kolaborasi perusahaan dan pemerintah, PKBM ini telah menorehkan jejak: mencetak ribuan alumni, sekaligus membuka jalan bagi model pendidikan kesetaraan yang bisa direplikasi di seluruh Indonesia.

Editor : Rizqa Leony Putri
Artikel Terkait
16 jam lalu

Panen Raya Serentak, Gubernur Kalteng Ajak Masyarakat Wujudkan Lumbung Pangan Nasional

2 hari lalu

Bandar Lampung Expo 2026 Dibuka, Eva Dwiana Pamerkan Pembangunan dan Gaet Investor

2 hari lalu

Kebakaran Hebat di Permukiman Padat Kutai Kartanegara, 7 Rumah Ludes Dilalap Api

4 hari lalu

5 Keuntungan Beli Tiket Masuk Prambanan di SatuSatu saat Prambanan Jazz Festival 2026

4 hari lalu

Antar Anak Sekolah hingga Ngantor, Ini 3 Motor Listrik Andalan Perempuan Aktif

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal