PKBM Putri Karang Melenu: Dari Swadaya Keluarga, Kini Model Pendidikan Kesetaraan Nasional

Dzulfikar Ash
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri. (Foto: dok Pemkab Kukar)

TENGGARONG, iNews.id – Dua belas tahun lalu, di sebuah lahan hibah keluarga di Kecamatan Loa Kulu, berdiri sebuah lembaga pendidikan non-formal yang sederhana. Namanya PKBM Putri Karang Melenu.

Lembaga ini lahir dari keprihatinan, karena saat itu di Kutai Kartanegara (Kukar) dengan 18 kecamatan, hanya ada dua PKBM yang aktif.

Saipul Anwar, sang pendiri, ingat betul motivasi awalnya. “Dulu itu hanya ada dua PKBM. Kami jadi yang ketiga. Bahkan salah satunya sekarang sudah tidak aktif lagi. Jadi mau tidak mau, PKBM ini harus berdiri untuk menampung kebutuhan masyarakat yang tidak sempat sekolah,” ujarnya.

Program pertama yang digarap adalah pemberantasan buta aksara. Perlahan, kegiatan berkembang menjadi keaksaraan personal, usaha mandiri, hingga akhirnya pendidikan kesetaraan Paket A, B, dan C.

Seiring waktu, PKBM ini menjadi tempat ribuan warga menuntaskan mimpi yang sempat tertunda. Hingga kini, tercatat 5.720 peserta didik telah berhasil diluluskan.

Editor : Rizqa Leony Putri
Artikel Terkait
5 jam lalu

Bakal Punya Dua Rumah Sakit Berstandar Internasional, Singkawang Dilirik Investor

11 jam lalu

Intip Serunya Live Teppanyaki di HANA Japanese Fusion Grand Swiss-Belhotel Darmo Surabaya 

1 hari lalu

Panen Raya Serentak, Gubernur Kalteng Ajak Masyarakat Wujudkan Lumbung Pangan Nasional

3 hari lalu

Bandar Lampung Expo 2026 Dibuka, Eva Dwiana Pamerkan Pembangunan dan Gaet Investor

3 hari lalu

Kebakaran Hebat di Permukiman Padat Kutai Kartanegara, 7 Rumah Ludes Dilalap Api

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal