PKBM Putri Karang Melenu: Dari Swadaya Keluarga, Kini Model Pendidikan Kesetaraan Nasional
Namun perjalanan PKBM tidak selalu mulus. Bertahun-tahun mereka bertahan dengan cara swadaya. Pada 2019, sebuah titik balik datang, PT Multi Harapan Utama (MHU), perusahaan tambang batubara di Kaltim, ikut turun tangan. Dukungan ini membuat roda operasional lebih stabil.
“Kerja sama dengan MHU jelas sangat membantu. Biaya operasional kami terbantu, sehingga otomatis PKBM lebih eksis dan berkembang,” kata Saipul.
Bukan hanya ijazah yang diberikan. PKBM juga mulai meluncurkan kursus keterampilan. Dari operator alat berat hingga tata boga, semua dirancang agar para lulusan punya bekal nyata untuk memasuki dunia kerja.
Kini, dengan 15 tutor yang mengajar secara daring dan luring, PKBM Putri Karang Melenu menjadi rumah belajar yang tak lagi kecil.
Perjalanan panjang itu mendapat pengakuan dari pemerintah daerah. Minggu (8/9), Bupati Kukar Aulia Rahman Basri hadir langsung menyerahkan 102 ijazah pendidikan kesetaraan bagi peserta didik Paket A, B, dan C. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan pendidikan kesetaraan adalah bukti nyata pemerataan akses pendidikan.