Pilu! Bocah di Samarinda Jadi Korban Bullying, Dibanting lalu Ditindih hingga Kaki Patah

Tim iNews
Ilustrasi bocah menjadi korban bullying di Samarinda yang mengalami patah kaki dan menjalani operasi di rumah sakit. (Foto: Ist)

Dia juga menyayangkan respons awal pihak sekolah yang dinilai belum maksimal. Keluarga korban menyampaikan kepada TRC PPA bahwa pertemuan dengan pihak sekolah sudah dilakukan, namun belum menghasilkan kesepakatan yang memuaskan. Bahkan ada pernyataan dari pihak sekolah yang dianggap menyakitkan oleh keluarga.

Menyikapi kasus bullying di Samarinda yang berujung patah kaki ini, TRC PPA Kaltim sudah berkoordinasi langsung dengan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Samarinda. Koordinasi dilakukan agar ada langkah tegas dan terukur dari otoritas pendidikan. Mereka meminta kasus ini tidak diselesaikan secara tertutup tanpa mempertimbangkan keadilan bagi korban.

TRC PPA mendesak Kadisdik dan pihak sekolah menjadikan kasus ini sebagai perhatian serius dalam penanganan perundungan di lingkungan pendidikan.

"Kami harap pihak sekolah bersikap bijak untuk melindungi korban dan memberikan sanksi pembinaan yang memiliki efek jera kepada pelaku. Sekolah tidak boleh menormalisasi sedikit pun bentuk perundungan, baik verbal maupun fisik, apalagi yang berakibat fatal seperti ini," ucapnya.

Kasus bullying di Samarinda yang menimpa bocah 10 tahun ini diharapkan menjadi momentum evaluasi menyeluruh bagi sekolah, orang tua, dan pemerintah. Pengawasan, edukasi anti-bullying, serta penegakan aturan tegas dinilai penting agar kejadian serupa tidak terulang dan lingkungan belajar menjadi tempat yang aman bagi seluruh siswa.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Siswa SMP Diduga Korban Bullying di Tangsel Meninggal usai Dirawat Sepekan

57 tahun lalu

Viral Siswi SMP di Malang jadi Korban Bullying, Ditampar dan Dipukul Teman

57 tahun lalu

Pimpin Rakornas di Kemenkes, Gibran Ingatkan Pentingnya Sekolah Aman dan Bebas Bullying

57 tahun lalu

Viral Pelajar SMP di Blora jadi Korban Bullying, Polisi Amankan Belasan Siswa

57 tahun lalu

Polda Sumsel Kawal Kasus Bullying Siswi SMP di Muratara, Setop Sebar Video Korban

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal