Pilu! Bocah di Samarinda Jadi Korban Bullying, Dibanting lalu Ditindih hingga Kaki Patah
Korban kemudian terjatuh dan tidak berdaya di lantai. Saat korban terbaring dan kakinya dalam posisi menggantung menyentuh dinding, pelaku B diduga melakukan tindakan lebih brutal.
"Pelaku B kemudian menindih kaki korban di bagian yang tergantung itu. Terdengar bunyi 'crack' keras dan kaki korban langsung bengkok," katanya.
Korban menjerit kesakitan dan segera dilarikan ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan medis menunjukkan kaki korban mengalami patah tulang dan memerlukan tindakan operasi. Setelah menjalani operasi, kondisi korban masih dalam pemantauan tim dokter.
TRC PPA Kaltim juga memberikan dukungan psikologis kepada korban dan keluarga yang terguncang akibat kasus bullying di Samarinda ini. Rina menegaskan, peristiwa tersebut tidak bisa dianggap sebagai kecelakaan biasa ataupun candaan antarteman.
"Kasus ini sudah sampai menyebabkan patah kaki. Ini bukan lagi candaan. Kami tegaskan ini adalah tindakan kekerasan yang harus ditindaklanjuti secara serius," ujar Rina setelah mengunjungi korban pascaoperasi.