COP30, Menteri Hanif Tegaskan Perdagangan Karbon Harus Sejahterakan Desa

Kurnia Illahi
Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH Hanif Faisol Nurofiq menghadiri pertemuan tingkat menteri di Konferensi Iklim COP30.  (Foto: Istimewa).

JAKARTA, iNews.id - Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH Hanif Faisol Nurofiq menegaskan bahwa perdagangan karbon bukan sekadar urusan teknis, melainkan peluang nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di desa-desa penjaga hutan. Pernyataan itu disampaikan dalam pertemuan tingkat menteri di Konferensi Iklim COP30

Dia menjelaskan, perdagangan karbon merupakan mekanisme negara atau perusahaan yang menghasilkan polusi membeli udara bersih dari negara yang berhasil menjaga hutannya. Indonesia, dengan hutan tropisnya, berperan penting dalam menyerap karbon dioksida. 

Menurutnya, saat hutan dijaga, udara bersih yang dihasilkan memiliki nilai ekonomi. Inilah yang disebut Nilai Ekonomi Karbon (NEK). Dia menegaskan bahwa hasil penjualan karbon harus dirasakan langsung oleh masyarakat lokal. 

“Tata kelola karbon Indonesia bukan hanya soal emisi, tapi juga soal keadilan sosial,” ujar Hanif dalam keterangannya dikutip, Kamis (13/11/2025).

Dia menyampaikan, melalui mekanisme bagi hasil yang adil, desa atau komunitas adat yang menjaga hutan akan menerima pendapatan dari penjualan karbon. Contohnya, kata dia program Dana Karbon Kalimantan dan Dana Biokarbon Jambi telah memberikan manfaat nyata berupa dana pembangunan dan modal usaha bagi masyarakat.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen RI Perangi Perubahan Iklim di KTT BRICS

57 tahun lalu

Kerja Sama Internasional Kembangkan Peternakan Cerdas Iklim di Indonesia

57 tahun lalu

Menteri LH Puji Konsep Green Policing Polda Riau: Sangat Bagus dan Luar Biasa

57 tahun lalu

Menteri Prabowo Hentikan Operasional 3 Perusahaan Tambang-Sawit di Tapsel usai Banjir Sumatra

57 tahun lalu

Terungkap! Cengkeh 13,5 Ton yang Terkontaminasi Radioaktif Cesium-137 Berasal dari Lampung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal