COP30, Menteri Hanif Tegaskan Perdagangan Karbon Harus Sejahterakan Desa

Kurnia Illahi
Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH Hanif Faisol Nurofiq menghadiri pertemuan tingkat menteri di Konferensi Iklim COP30.  (Foto: Istimewa).

Program ini juga dinilai menargetkan perempuan dan anak muda sebagai penerima manfaat utama. Pemerintah menyediakan pelatihan kewirausahaan hijau, pengembangan energi terbarukan, dan pengelolaan lahan berkelanjutan agar mereka bisa berdaya tanpa harus meninggalkan desa.

Dia menuturkan, Indonesia menggandeng Jepang dan Britania Raya dalam kerja sama internasional untuk memperkuat sistem perdagangan karbon. Kedua negara ini dinilai memiliki pengalaman dalam pengelolaan pasar karbon dan ekonomi hijau.

Menurutnya, pemerintah menekankan pentingnya integritas dalam pengelolaan karbon. Semua proses harus transparan dan bisa dipertanggungjawabkan agar dunia percaya dan manfaatnya benar-benar sampai ke tangan masyarakat.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen RI Perangi Perubahan Iklim di KTT BRICS

57 tahun lalu

Kerja Sama Internasional Kembangkan Peternakan Cerdas Iklim di Indonesia

57 tahun lalu

Menteri LH Puji Konsep Green Policing Polda Riau: Sangat Bagus dan Luar Biasa

57 tahun lalu

Menteri Prabowo Hentikan Operasional 3 Perusahaan Tambang-Sawit di Tapsel usai Banjir Sumatra

57 tahun lalu

Terungkap! Cengkeh 13,5 Ton yang Terkontaminasi Radioaktif Cesium-137 Berasal dari Lampung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal