Tolak Jual Minyak Goreng Rp14.000 per Liter, Pedagang: Modalnya Saja di Atas Itu

Antara
Ilustrasi Minyak goreng yang dijual di pasar tradisional (Foto: iNews/Suryono Sukarno.

PALANGKA RAYA, iNews.id - Pedagang di pasar tradisional di Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), belum menerapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng. Mereka menolak menjual minyak goreng Rp14.000 per liter karena modal yang mereka keluarkan lebih besar.

"Kita masih menjual minyak goreng di atas Rp14.000 per liter. Kita menghabiskan stok yang waktu kita beli harganya masih tinggi. Jika sesuai HET saya rugi," kata seorang pedagang  Yuliani di Palangka Raya, Kamis (3/2/2022).

Dia pun berharap pemerintah atau pihak terkait lainnya dapat memberlakukan penukaran atau subsidi sehingga harga jual minyak goreng dapat disesuaikan dengan HET.

"Jika ada penggantian selisih harga modal, saya sangat bersedia menjual minyak goreng dengan harga yang telah ditentukan dan disesuaikan pemerintah," kata wanita dua anak ini.

Pedagang lain, Nurmahmudah yang menjual minyak goreng secara eceran mengaku juga belum dapat menjual sesuai batas atas tertinggi.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Geger Peredaran Uang Palsu Jutaan Rupiah di Tuban, 3 Pelaku Ditangkap Polisi

57 tahun lalu

Duh! Perempuan Paruh Baya di Tuban Belanja Pakai Uang Palsu di Pasar, Nyaris Diamuk Massa

57 tahun lalu

Kecelakaan di Bangkalan, Mobil Boks Muatan Minyak Goreng Tabrak Pohong hingga Terguling

57 tahun lalu

Truk Tangki Tabrak Rumah di Sumedang, Warga Berebut Tumpahan Minyak Goreng

57 tahun lalu

Viral! Pemilik Toko di Pasuruan Tertipu Sales Keliling, Kardus Minyak Goreng Berisi Batako

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal