Selain itu, mereka juga terlatih secara individual untuk sabotase dan penyusupan karena misi tersebut tidak bisa dilakukan secara tim.
Materi komando pendidikan Kopaska dilaksanakan selama empat bulan dengan pemadatan dan penyesuaian materi sesuai keperluan Dikkopaska. Pada tahapan ini ada materi pelolosan dan kamp tawanan (Survival Evasion Resistance and Escape atau SERE) yang sangat menempa mental calon manusia katak ini.
Tempaan mental yang dilakukan sangat keras, brutal dan tak kenal ampun. Calon siswa yang tertangkap akan disiksa dengan berat. Mereka yang tidak memiliki mental baja tidak akan tahan dengan siksaan tersebut.
Mereka yang dinyatakan lulus dari tahap komando, selanjutnya dikirim ke sekolah para untuk mempelajari dasar terjun payung militer. Pendidikan ini bisa ditempuh di Sekolah Para Korps Marinir, Gunung Sari, Surabaya atau bisa juga di Sekolah Para Pusdikpassus Batujajar, Bandung atau Sekolah Para TNI AU di Wing III/Paskhas Lanud Sulaiman, Margahayu, Bandung, Jawa Barat.
Selama di sekolah para, calon anggota Kopaska dilatih selama tiga pekan. Mereka akan mengikuti tiga tahapan pelatihan.