BANJARMASIN, iNews.id - Puluhan ton ikan bawal tambak di daerah Banua Anyar, Sungai Martapura, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mati. Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) sebut ikan kehabisan oksigen.
Kasi Produksi Perikanan, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarmasin, Sulaiman menyatakan pihaknya sudah mengecek dan memeriksa air Sungai Martapura.
"PH-nya (Hidrogen) normal, tapi DO sangat kurang, hanya dua sehingga ikan kehabisan oksigen, normalnya 10,” katanya.
Sulaiman menambahkan, kondisi ini diperparah dengan tingkat kepadatan ikan dalam keramba. Petani mengisi keramba yang rata-rata berukuran 2x3 meter dengan 4.000 ekor ikan.
"Kalau kondisi air normal seperti biasa tidak masalah sebenarnya. Tapi kalau situasi seperti ini hendaknya bisa dikurangi. Paling tidak dua ribu saja," katanya.