BANJARMASIN, iNews.id - Pemerintah pusat mengalokasikan dana sebesar Rp13,4 miliar untuk pemulihan ekonomi Kota Banjarmasin saat Covid-19. Dana tersebut masuk melalui dana insentif daerah (DID) tambahan.
Kepala Badan Keuangan Daerah Kota Banjarmasin, Subhan Nor Yaumil mengatakan DID tambahan dimanfaatkan sebagai dana stimulus untuk membantu usaha mikro, kecil, dan menengah maupun sektor pariwisata yang terdampak Covid-19. Dengan dana tersebut, diharapkan ekonomi Kota Banjarmasin bisa bangkit.
“Pemanfaatan dana tersebut, antara lain untuk UMKM garrmen yang selama ini mendadak sepi order karena Covid-19 dan beberapa sektor lainnya,” katanya, Selasa (28/7/2020).
Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin akan memberikan stimulus permodalan. Tujuannya agar para penjahit memproduksi masker kain. Hasilnya akan dibeli oleh pemerintah untuk dibagikan kepada warga.
Sebelumnya, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina mengaku optimistis masa pandemi Covid-19 akan segera terlewati, walaupun perlu waktu dan kedisiplinan. Apalagi, saat ini Banjarmasin terdapat enam dari 52 kelurahan yang ada sudah memasuki zona hijau.