Populasi Bekantan di Kalsel Turun Drastis hingga 2.500 Ekor, Perda Perlindungan Digagas

Zainal Hakim
Ketua Sahabat Bekantan Indonesia (SBI), Amelia Rezeki, saat proses evakuasi dan perawatan seekor Bekantan yang terluka, di Pusat Rehabilitasi dan Konservasi SBI di Banjarmasin. (Foto: iNews/Istimewa).

BANJARMASIN, iNews.id - Populasi bekantan, primata khas Kalimantan Selatan menurun drastis dalam beberapa tahun terakhir. Untuk melindungi primata khas Banua ini, Komisi IV DPRD Provinsi Kalsel bersama dengan dinas terkait berencana membuat Peraturan Daerah (Perda) Ekosistem Esensial.

“Perda itu usulan dari Dinas Kehutanan dan akan kami tindak lanjuti,” kata Anggota Komisi IV DPRD Kalsel, Zulva Asma Vikra saat bertemu dengan Yayasan Sahabat Bekantan Indonesia (SBI), Kamis (16/7/2020).

Zulva mengatakan, dengan adanya payung hukum tersebut, ekosistem di luar kawasan hutan konservasi yang secara ekologis penting bagi konservasi keanekaragaman hayati dapat terlindungi. Ini mencakup ekosistem alami dan buatan yang berada di dalam dan di luar kawasan hutan.

Kawasan ekosistem esensial sangat berperan penting dalam mendukung perlindungan keanekaragaman hayati, baik ekosistem, spesies, dan keanekaragaman genetiknya. Karena kawasan tersebut melindungi terancamnya kawasan di luar kawasan suaka alam dan kawasan pelestarian alam yang mempunyai keunikan, baik spesies flora maupun fauna.

“Jika dibiarkan akan ada kerusakan di kawasan tersebut dengan adanya penurunan keanekaragaman hayati, penurunan kualitas air, maupun pencemaran lingkungan,” ujar Zulva.

Editor : Abay Fadillah Akbar
Artikel Terkait
13 hari lalu

Ribuan Ikan Nila dan Bawal Mati Mendadak di Banjar Kalsel, Ada Apa?

21 hari lalu

Kebakaran di Banjar Kalsel, 5 Rumah Warga Hangus Dilalap Api

29 hari lalu

Tersinggung! Pria di Banjar Kalsel Tebas Leher Wanita hingga Hampir Putus

1 bulan lalu

Pusat Studi Kepolisian ULM Inisiasi Deklarasi Bersama Zero ODOL 2027 di Kalsel

2 bulan lalu

31 Rumah di Banjar Rusak Diterjang Angin Kencang, BNPB: Waspadai Cuaca Ekstrem

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal