Polda Kalsel Catat Peningkatan Kasus KDRT selama Pandemi, Dipicu Faktor Ekonomi

Antara
Ilustrasi KDRT. (Foto: Ist)

BANJARMASIN, iNews.id - Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) mencatat peningkatan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak selama pandemi Covid-19. Terutama terkait perkara kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

"Jumlah kasus yang ditangani dalam setengah tahun 2021 ini sudah mencapai lebih dari 60 persen dari kasus tahun 2020 lalu," ujar Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Mochamad Rifa'i di Banjarmasin, Kamis (19/8/2021).

Menurutnya, hingga pertengahan tahun 2021, Unit Pelayanan Perempuan dan Anak Subdit 4 Renakta Ditreskrimum Polda Kalsel menangani 147 kasus terdiri atas 68 perkara kekerasan terhadap perempuan dan 79 kasus anak. Sementara selama 2020, total ada 214 kasus terdiri atas kekerasan terhadap perempuan 94 dan terhadap anak 120 perkara.

Dari tindak pidana yang terjadi, mayoritas KDRT yaitu sebanyak 32 kasus. KDRT ini dipicu persoalan ekonomi dampak dari pandemi antara suami terhadap istri.

"Kasus suami istri ini kebanyakan berakhir dengan perceraian karena tidak ada jalan damai," katanya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Perempuan di Jombang Diduga Aniaya Adik Kandung hingga Tewas, Polisi Bongkar Makam

57 tahun lalu

Misteri Siswi SD Tewas dalam Rumah di Sragen, Polisi Sebut Ada Dugaan Kekerasan

57 tahun lalu

Kronologi Siswi SD Ditemukan Tewas dalam Rumah di Sragen, Motor Keluarga Ikut Hilang

57 tahun lalu

Sragen Gempar! Siswi SD Berseragam Pramuka Tewas dalam Rumah, Ibu Histeris

57 tahun lalu

Polisi Ungkap Motif 2 Pak Ogah Aniaya Wanita Hamil dan Suaminya di Deli Serdang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal