Pertahankan Kearifan Lokal, Desa Jambu Baru Dikepung Perkebunan Sawit

Antara
Warga Desa Jambu Baru tetap mempertahankan mata pencaharian dengan mencari gulam maupun ikan di tengah gempuran perkebunan sawit. (foto : ANTARA)

Pria yang juga pakar Antropologi Masyarakat Universitas Lambung Mangkurat (ULM) ini melanjutkan, aktivitas ekonomi penduduk Desa Jambu Baru telah menciptakan keberlangsungan hidup warga dalam mata pencaharian.

“Bukan dari hasil angka belaka. Untuk itulah, Desa Jambu Baru merupakan salah satu desa yang penduduknya mempertahankan kawasan wilayahnya dari ekspansi perkebunan kelapa sawit,” lanjutnya.

Diakui Nasrullah, berbagai cara dilakukan perusahaan agar bisa beroperasi namun tetap ditolak oleh warga. Ada berbagai alasan penolakan tersebut. Pertama, pengalaman desa lain yang tidak menguntungkan warga termasuk pengalaman gagalnya lahan gambut sejuta hektar.

“Kedua, lahan yang akan dikonversi menjadi perkebunan kelapa sawit secara ekonomis masih lebih menguntungkan warga dengan mencari purun, galam, sumur ikan dan sebagainya,” tandasnya.(*)

Editor : Febrian Putra
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tingkatkan Ketersediaan Komoditas untuk IKN, Kalsel Kerja Sama Dagang dengan Jatim

57 tahun lalu

Kepala Basarnas Janjikan 2 Kapal Water Jet untuk Kalsel

57 tahun lalu

BI Kalsel Siapkan Rp2,5 Triliun Uang Tunai untuk Penukaran Pecahan Kecil

57 tahun lalu

Soal Mudik, Pemprov Kalsel Tunggu Aturan Resmi dari Kemenhub

57 tahun lalu

Terungkap Oknum Polisi Terlibat Kayu Ilegal, Desersi Masuk Daftar Cari Propam Polda Kalsel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal