"Pembelinya pun kan tidak berlama-lama juga, sepintas-sepintas begitu saja," katanya saat menirukan para pedagang.
Harry mengatakan pihaknya menampung aspirasi masyarakat itu, namun tidak bisa menjawab langsung. Sebab aturan penerapan PSBB belum ditetapkan wali kota melalui Peraturan Wali Kota (Perwali).
"Peraturan Menteri Kesehatan tentang PSBB ini kan secara global, muatan lokalnya kan belum ada, makanya kita menunggu juga petunjuk teknisnya ini," kata Harry.
Selain itu, masyarakat juga mengharapkan pemerintah kota membantu masyarakat melalui bantuan sosial berupa sembako tepat sasaran.
"Karena kan banyak warga yang terdampak ekonomi akibat mewabahnya virus ini, ada yang dirumahkan bahkan di PHK dari pekerjaan, aspirasi masyarakat mengharapkan itu harus jadi perhatian," ucap Harry.
Harry menjelaskan kegiatan reses dewan ini dilaksanakan dengan keterbatasan masyarakat karena menghindari kerumunan. Sehingga masyarakat menyampaikan aspirasi melalui tulisan.
"Semua aspirasi mereka itu akan kita perjuangkan, kita turun langsung ke lapangan ini memang untuk demikian, menyerap aspirasi untuk disampaikan ke pemerintah kota," kata dia.