BANJARMASIN, iNews.id - Peningkatan produktivitas panen padi di Kalimantan Selatan (Kalsel), mencapai 5,76 ton per hektare. Panen padi ini membuktikan keberhasilan program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (SERASI), yang diluncurkan Petrokimia Gresik pada tahun ini.
Hal itu terlihat saat panen padi di lahan demonstration plot (Demplot) di Desa Pantai Linuh, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Tanah Laut, Kalsel, Selasa (12/5/2020).
Perusahaan Solusi Agroindustri, anggota holding Pupuk Indonesia, yang meluncurkan program SERASI mampu meningkatkan produktivitas mencapai 12,5 persen.
Direktur Pemasaran Petrokimia Gresik, Digna Jatiningsih mengungkapkan demplot hasil pemupukan menggunakan pupuk non-subsidi NPK Phonska Plus dan Kapur Pertanian (Kaptan) Kebomas ini mampu menghasilkan panen padi sebanyak 5,76 ton per hektare.
“Hasil itu jauh lebih baik dari rata-rata kebiasaan petani setempat yang biasanya hanya memperoleh 5,12 ton per hektare,” ujarnya.