Selain sebagai upaya menjaga ketersediaan stok pangan nasional di tengah pandemi corona, kegiatan ini juga merupakan bentuk dukungan perusahaan terhadap rencana Kementerian Pertanian (Kementan) yang memproyeksikan Kalsel sebagai lumbung padi nasional melalui program SERASI, khususnya di Tanah Laut, untuk mempersiapkan Ibu Kota Negara baru di Kalimantan Timur.
SERASI merupakan program pemerintah melalui Kementan yang memanfaatkan potensi lahan tidur, seperti rawa-rawa. Implementasi program SERASI di Kalsel berdasarkan data Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi setempat mencapai 250.000 hektare, sedangkan khusus di Tanah Laut seluas 30.000 hektare.
“Untuk itu, agar hasil pemanfaatan lahan tidur di Kalsel bisa semakin optimal, dibutuhkan suplai pupuk yang berkualitas, dan Petrokimia Gresik memiliki formulanya,” kata Digna.
Sementara itu, petani demonstrator, Akhmad Rifai menyebutkan bahwa penggunaan pupuk ZA dan NPK Phonska Plus mampu menjadikan tanaman lebih kokoh.
“Tanaman lebih hijau dan bulir padi pun hampir semuanya berisi. Padahal pada penanaman kami sebelumnya bulir padi bagian bawah banyak yang kosong,” ujarnya.