MUI Kalsel Sebut Masyarakat Tak Mudah Terprovokasi Gerakan Radikal

Antara
Rakerda MUI Kalsel di Banjarmasin. (Foto: Antara).

BANJARMASIN, iNews.id - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menilai masyarakat di daerahnya tak mudah terpengaruh isu-isu yang dapat memicu gerakan radikal. Sebab warga dapat melihat persoalan secara bijak.

"Orang kita inda bacakut (warga kita tidak ingin bertengkar), orang kita suka damai, orang Banjar itu tidak suka bersoal apalagi mahual orang (buat ribut dengan orang)," kata Ketua MUI Kalsel, KH Husin Naparin, di Kota Banjarmasin, Minggu (27/12/2020).

Dia berharap, semua masyarakat Indonesia juga demikian, agar mementingkan persatuan dan kesatuan, sehingga negara ini bisa terus damai. Bila ada masalah, sebaiknya diselesaikan dengan baik dan berkeadilan.

Namun dia mengakui, saat masalah agama ditekan dapat memicu kemarahan sekelompok oknum tertentu. Kemudian bibit-bibit radikal muncul.

"Memang pengaruh dari luar cukup besar bisa memunculkan ini," ujarnya.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Sapi Kurban Mengamuk di Banjarmasin, Pria 53 Tahun Tewas Terseret Sejauh 50 Meter

57 tahun lalu

Jadwal Buka Puasa Tarwiyah di Banjarmasin 25 Mei 2026 Lengkap dengan Doanya

57 tahun lalu

Polisi Tangkap 2 Kurir Narkoba Jaringan Fredy Pratama di Banjarmasin, Sita Sabu 43,8 Kg

57 tahun lalu

Jadwal Buka Puasa Banjarmasin Hari Ini 19 Maret 2026, Magrib Jam Berapa?

57 tahun lalu

Kata MUI soal Nikah Siri di KUHP Baru Bakal Dipidana: Bertentangan Hukum Islam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal