"Kita patut curiga bahwa masuknya narkoba ke Indonesia tak semata menguntungkan para pengedar dari segi ekonomi saja, melainkan juga patut dicurigai sebagai aksi untuk melemahkan kedaulatan bangsa Indonesia. Dengan semakin meningkatkan kewaspadaan, semakin besar peluang Indonesia terlepas dari jerat narkoba," kata dia.
Selain itu, Kepala Badan Bela Negara FKPPI itu juga menekankan perlunya kepolisian membangun kerja sama erat dengan kepolisian di berbagai negara, khususnya Asia Tenggara.
Karena, kata Bamsoet, tak hanya Indonesia yang dihujani Narkoba, namun negara Asia Tenggara lainnya juga seperti Thailand.
Di samping narkoba, peredaran obat-obatan sintesis seperti metamfetamin dan fentanil juga perlu diwaspadai.
"Kuncinya ada di penegakan hukum. Selain memberikan efek jera penegakan hukum terhadap para bandar dan pengedar. Harus memberikan sinyal kuat kepada dunia, bahwa Indonesia tak main-main dalam memberantas narkoba," kata Bamsoet.