Jenderal Kopassus Ini Mengenang Pertemuan dengan Bekas Musuh di Kalimantan, Endingnya Saling Tertawa

Rizal Bomantama
Jenderal Purnawirawan AM Hendropriyono (Foto: SINDOnews)

Kocaknya, Prabowo Subianto dan Luhut Pandjaitan juga tidak menyangka penampilan Bong Khee Chok seperti saat itu.  

“Waktu saya ulang tahun ke-50 ada Prabowo, ada Luhut, saya ajak semuanya. Saya kenalin, nih orangnya yang kita uber-uber. Terus pada bilang, begini doang. Kayak tukang arang. Ternyata dia hebat, jangan terkecoh dengan penampilan luarnya. Akhirnya pada foto bareng," ujar Hendropriyono.

Penasaran dengan keberadaan Bong Khee Chok, Hendropriyono juga sempat bertanya di mana ia bersembunyi saat gerilya dulu di hutan. Tidak disangka, pimpinan PGRS tersebut bersembunyi di jantung kota. Markas Bong Khee Chok ada di pusat kota Malaysia, yaitu di Kuching, dekat dengan salah satu pangkalan militer.  

“Dia sembunyi di Kuching, di kota, di belakang markas batalion. Jadi selalu dia lihat, Batalion 2 MDR berangkat, nah mau ke mana nih. Dia langsung kode-kode sama pasukannya," katanya. 

"Tuh buat pengalaman. Biar orang-orang jangan bikin analisis macam-macam. Sampai dibilang markas OPM di hutanlah. Mana mungkin ada posko di tengah hutan. Di kota tuh, di Jayapura," kata Hendropriyono.  

Menurut profesor di bidang ilmu Filsafat Intelijen pertama di dunia ini, komandan gerilyawan kebanyakan bersembunyi di pusat kota. Anggota gerilyawan memang berada di hutan. Hanya saja menurut Hendropriyono, sang pimpinan berada di tempat yang tenang untuk memikirkan strategi. 

"Dia mikir harus di tempat yang tenang. Yah di kota dan di tempat yang dia bisa ngintip gerakan gerakan musuh,” katanya.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

2 Warga Malaysia Ditangkap Polresta Sidoarjo, Narkotika Cair Senilai Rp45 Miliar Disita

57 tahun lalu

Kondisi Pendaki asal Malaysia Jatuh di Gunung Rinjani, Cedera Parah Tulang Belakang

57 tahun lalu

WNA Malaysia Jatuh di Gunung Rinjani, Tim SAR Kerahkan Helikopter

57 tahun lalu

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 400 Karung Pakaian Bekas Ilegal di Perairan Batubara

57 tahun lalu

Polisi Bongkar Jaringan Narkotika Malaysia di Makassar, Sita 1,45 Kg Sabu Senilai Rp2,7 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal