Hasil Autopsi Jenazah 3 TKA China Tewas di Lokasi Tambang, Kapolda Kalsel: Keracunan Gas

Antara
Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Andi Rian R Djajadi ditemui di Banjarmasin, Selasa (21/3/2023). (Foto: Antara/Firman)

BANJARMASIN, iNews.id - Polda Kalimantan Selatan telah merampungkan proses autopsi jenazah tiga tenaga kerja asing (TKA) asal China yang tewas di lokasi tambang PT Sumber Daya Energi (SDE) di Kabupaten Kotabaru. Hasilnya, ketiga korban meninggal karena keracunan.

"Korban meninggal memang diakibatkan keracunan gas," kata Kapolda Kalsel Irjen Pol Andi Rian R Djajadi, Selasa (21/3/2023).

Untuk mengetahui jenis gas apa yang menyebabkan korban meninggal, Polda Kalsel masih menunggu hasil pemeriksaan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri Cabang Surabaya.

"Sampel darah dan swap sudah dibawa tim Puslabfor guna pemeriksaan secara mendalam," ucap.

Untuk proses kepulangan jenazah ke negaranya, Kapolda menyebut masih menunggu pihak keluarga yang informasinya mau datang ke Banjarmasin. Terkait proses penyelidikan, saat ini tim gabungan Polda Kalsel dan Polres Kotabaru masih bekerja mendalami semua hal menyangkut operasional perusahaan hingga jatuhnya korban jiwa dari TKA tersebut.

"Kita lihat nanti hasil pendalaman penyidik, apakah ada unsur kelalaian ataupun SOP yang dilanggar untuk menentukan ada atau tidak unsur pidananya. Kalau memang ada unsur pidana tentu harus ada pihak bertanggung jawab secara hukum," ucapnya.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sempat Tumpang Tindih, Pemerintah Pulihkan Sertifikat Tanah Transmigran di Kotabaru Kalsel

57 tahun lalu

Buntut Bentrok Antarpekerja di IPIP Kolaka, Polisi Amankan 4 TKA China

57 tahun lalu

Kronologi Bentrok TKA China dengan Pekerja Lokal di IPIP Kolaka, Berawal Penganiayaan

57 tahun lalu

Tragedi Tambang Emas Pongkor Bogor, Puluhan Penambang Ilegal Keracunan Gas, 5 Kritis

57 tahun lalu

Medan Gempar! 3 Orang Satu Keluarga Tewas, Diduga Keracunan Asap Genset

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal