"Jadi ini yang wajib mereka siapkan," katanya.
Kemudian setiap tempat usaha juga harus mengatur jarak aman dengan rentang jarak tertentu minimal satu meter antarpedagang dan antarpembeli, membatasi jumlah pengunjung yang masuk tempat usaha sekurang-kurangnya 50 persen dari jumlah dalam keadaan normal.
Dia mengungkapkan, menjelang normal baru di Singkawang, sejumlah kegiatan usaha mulai menggeliat kembali termasuk tempat penginapan yang sebelumnya sepi kini mulai penuh terisi.
"Karena sewaktu kita cek kemarin, ada beberapa kamar hotel yang sudah penuh," katanya.
Memasuki new normal, dia mengajak seluruh masyarakat melawan Covid-19 dengan cara mencegah penularan, sehingga Singkawang bisa segera selesai menghadapi pandemi dan masyarakat selalu sehat serta bisa beraktivitas kembali dengan normal baru.
"Agar penerapan normal baru akan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat Singkawang," ujarnya.