Wali Kota Pontianak Jawab Teguran Mendagri Soal Insentif Nakes: Juknis Kemenkes Berubah

Antara
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menjawab teeguran Mendagri soal keterlambatan pembayaran insentif tenaga kesehatan. (Antara)

PONTIANAK, iNews.id - Wali Kota PontianakEdi Rusdi Kamtono menjawab teguran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian terkait keterlambatan pembayaran insentiftenaga kesehatan (nakes). Edi menyebut keterlambatan itu karena petunjuk teknis (juknis) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) soal pencairan insentif sering berubah-ubah. 
 
"Juknis dari Kemenkes yang berubah-ubah. Selain itu data puskesmas yang memberikan SPJ ke dinkes juga terlambat," ujar Edi di Pontianak, Selasa (31/8/2021).

Edi menjelaskan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pontianak tidak ingin terburu-buru membayar insentif jika tidak sesuai juknisnya. Edi tidak ingin pembayaran tersebut malah menimbulkan masalah.

"Kalau buru-buru dalam membayarkan insentif nakes maka bisa menjadi temuan oleh KPK," ujarnya.

Menurut Edi, Dinkes Kota Pontianak telah menggelontorkan Rp6,9 miliar untuk insentif nakes yang menangani Covid-19. Jumlah itu masih 50 persen dari anggaran sebesar Rp13,8 miliar.

"Kami sedang proses untuk tahap selanjutnya," ujarnya.

Sebelumnya, staf khusus Mendagri Kastorius Sinaga mengungkapkan ada 10 kepala daerah yang mendapat teguran karena belum membayar insentif nakes daerah (Innakesda).

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Begal Sadis di Jeneponto Ditangkap, 2 Nakes Jadi Korban hingga Patah Tulang

57 tahun lalu

Kemendagri Dorong Pemda Lebih Inovatif Atasi Inflasi hingga Pengangguran

57 tahun lalu

Viral Kematian dr Myta Aprilia Azmy, IKA FK Unsri Sebut Ada Beban Kerja Tak Manusiawi

57 tahun lalu

Mendagri Ungkap Data Kemiskinan di Papua, Seluruh Wilayahnya di Atas Rerata Nasional

57 tahun lalu

Mendagri Tito Karnavian Usul Dana Otsus Aceh Diperpanjang, Pemulihan Butuh 3 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal