"Selanjutnya akan dites cepat terhadap siapa saja yang punya riwayat kontak dengan pasien itu. Termasuk disinfektan di daerah yang dilewatinya," ujarnya.
Ismail tiba di Pontianak pada 1 Agustus 2020. Dia dinyatakan reaktif berdasarkan rapid test acak di Bandara Supadio.
Selama menunggu hasil tes swab, dia menginap di Hotel Jejuru Baru. Ketika hasil tes keluar dan dinyatakan positif terjangkit Covid-19, Ismail kabur tak mau diisolasi.
Dinkes Pontianak kemudian berkoordinasi dengan Polresta Pontianak untuk mencari Ismail.
Ismail akhirnya ditemukan bersembunyi di sebuah gang kecil di Desa Jawa Tengah, Kecataman Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya pada Rabu (5/8/2020) malam.