Pengeroyokan itu terekam dalam kamera dan viral di media sosial. Sigit selamat dari pengeroyokan itu setelah polisi datang ke lokasi.
Usai mendapat perawatan luka-luka di wajahnya, dia melaporkan pengeroyokan itu ke Polres Singkawang.
Seorang rekan korban, Andre menjelaskan, pengeroyokan itu bermula saat Sigit melerai pertikaian antara seorang petugas kebersihan dengan sejumlah pembalap liar.
"Ada yang nantang dia, terus dia lari," ujarnya, Senin (27/3/2023).
Andre melanjutkan, Sigit tiba-tiba ditabrak motor oleh seorang pengendara motor dari arah samping. Sigit dan pengendara itu cekcok mulut dan tak lama terjadi pengeroyokan.
Dia mengaku tak melihat langsung saat Sigit menjadi bulan-bulanan sejumlah orang.
"Kami nggak ada di lokasi, dapat-dapat sudah di rumah sakit," katanya.