Pemprov Kalbar Pastikan Tak Ada Daging Sapi Oplosan Babi di Pasar Tradisional

Antara
Ilustrasi daging sapi di pasar. (Okezone)

PONTIANAK, iNews.id - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) memantau pasokan daging sapi di sejumlah pasar tradisional. Dari hasil pantauan tidak ditemukan daging sapi palsu yang dioplos dengan daging hewan lain seperti yang terjadi di Kota Bandung, Jawa Barat.

"Dari pantauan kita di lapangan, sampai saat ini Kalbar masih aman dari peredaran daging sapi palsu," kata Kepala Dinas Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kalbar, Munsif di Pontianak, Selasa (19/5/2020).

Dia menjelaskan, pedagang daging sapi di Pontianak merupakan pemain lama yang saling mengenal satu sama lain. Mereka juga berada dalam satu kawasan di suatu pasar.

Menurutnya, kondisi itu menjadi instrumen alami bagi dinas untuk mengenali secara dini kehadiran pedagang daging sapi yang baru bergabung, termasuk pola transaksi harian penjualan daging sapi mereka.

Selain itu, pasokan daging sapi kepada pedagang di pasar semuanya melalui pemasok daging yang tergabung dalam Himpunan Pedagang dan Petenak Sapi Kalbar (HP2SKB).

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Kayong Utara Kalbar, Cek Magnitudonya!

57 tahun lalu

Jelang Galungan, Disperpa Badung Pantau Daging Babi Layak dan Aman Konsumsi

57 tahun lalu

Cara WNA China Keruk 774 Kg Emas dari Tambang di Kalbar dalam 4 Bulan, Bikin RI Rugi Rp1 Triliun

57 tahun lalu

Keajaiban Bukit Kelam Kalbar, Raksasa Batu Monolit Terbesar dan Tertinggi di Dunia

57 tahun lalu

Disperpa Badung Pastikan 1.531 Ekor Babi Layak Konsumsi Jelang Hari Raya Galungan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal