Sesampainya di Jakarta, keduanya tidak bisa melanjutkan perjalanan karena syarat masuk ke Pontianak wajib menyertakan hasil tes swab berbasis PCR. Keduanya mengaku hanya memiliki hasil tes swab antigen.
Lantaran tak memiliki cukup uang untuk mengikuti tes swab, keduanya memilih naik Kapal Pelni dari Tanjung Priok menuju Pontianak.
"Saya cek di Pelni ada kapal ke Pontianak. Saya sama Indra berangkat naik kapal," tutur Yulius.
Keduanya pun mengaku tidak tahu dengan musibah yang dialami pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang semula akan mereka tumpangi ke Pontianak. Saat tiba di Pontianak pada Minggu (10/1/2021), keduanya langsung menghubungi keluarga masing-masing. Yulius mengatakan keluarga keduanya sempat khawatir lantaran nama keduanya ada dalam manifes penerbangan Sriwijaya Air SJ 182 itu.
"Kejadian itu kami tidak tahu, tapi begitu lihat pesawat yang kita mau naik dan ada nama kami, kita kasih tahu keluarga," ujarnya.