"Informasi dari pihak kepolisian bahwa dari pelacakan sinyal GPS handphone pasien tersebut berada di kawasan Kelurahan Saigon, Pontianak Timur," kata Kepala Dinkes Pontianak, Sidiq Handanu di Pontianak, Selasa (4/8/2020) malam.
Dia melanjutkan, polisi dan petugas dinkes kemudian mendatangi lokasi yang ditunjukkan GPS. Namun ternyata Is tidak ada di tempat.
Terpisah, Kapolresta Pontianak Kombes Komarudin meminta Is kooperatif dan bersedia menemui petugas dinkes untuk menjalani isolasi. Dia mengatkan, pencarian Is atas permintaan dinkes yang kesulitan menemukan pasien yang kabur ini.
"Nomor handphone yang bersangkutan saat ini tidak aktif sehingga menyulitkan kami melakukan pencarian," tuturnya.
Sebelumnya, Kepala Dinkes Kalbar Harisson mengatakan, dua penumpang pesawat dari Surabaya yang semula reaktif rapid test ternyata positif Covid-19.
Kedua orang itu yakni Is (42) warga Jombang, Jatim, dan Mis (58) warga Kabupaten Kubu Raya, Kalbar.
"Untuk satu pasien yang berasal dari Kubu Raya sudah dilakukan isolasi oleh Dinas Kesehatan Kubu Raya. Sementara satu pasien asal Jombang, melarikan diri dan belum diketahui keberadaannya," ujarnya.