Kapolda Kalbar Soroti Bullying usai Kasus Bom Molotov Siswa SMP di Sungai Raya

Donald Karouw
Kapolda Kalbar Irjen Pipit Rismanto menyoroti pentingnya pencegahan bullying usai kasus bom molotov SMP Negeri 3 Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya. (Foto: dok Polri)

Tekanan tersebut diduga memicu keinginan balas dendam terhadap lingkungan sekolah hingga berujung pada aksi berbahaya dalam kasus bom molotov SMP Negeri 3 Sungai Raya.

Tak hanya itu, Densus 88 juga menemukan pelaku terpapar grup daring bernama True Crime Community yang memuat narasi dan ideologi kekerasan ekstrem. Paparan konten tersebut diduga memperkuat dorongan pelaku menyalurkan kemarahan dan frustrasi melalui tindakan ekstrem.

Kapolda Kalbar menekankan, peran keluarga dan lingkungan sekitar juga sangat penting dalam menjaga kesehatan mental anak. Orang tua diminta aktif memantau kondisi psikologis anak, aktivitas harian, serta penggunaan gawai dan media sosial.

Dalam penanganan hukum, Pipit memastikan pendekatan terhadap pelaku tetap mengedepankan pembinaan dan pemulihan karena masih berstatus anak di bawah umur.

"Proses hukum sebagai langkah terakhir atau ultimum remedium, mengingat pelaku masih di bawah umur," ucapnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ngeri! Siswa SMP Sungai Raya Lempar Molotov di Sekolah Ternyata Anggota Komunitas Kriminal

57 tahun lalu

Dendam Kerap Di-bully, Siswa SMP Sungai Raya Nekat Lempar Molotov ke Sekolah

57 tahun lalu

Densus 88: Siswa Lempar Bom Molotov di SMP Kalbar Korban Bully

57 tahun lalu

Polda Metro Periksa 5 Saksi terkait Teror Bom Molotov ke DJ Donny

57 tahun lalu

Polda Metro Jaya Selidiki Teror Bom Molotov ke Rumah DJ Donny

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal