Kapolda Kalbar Soroti Bullying usai Kasus Bom Molotov Siswa SMP di Sungai Raya

Donald Karouw
Kapolda Kalbar Irjen Pipit Rismanto menyoroti pentingnya pencegahan bullying usai kasus bom molotov SMP Negeri 3 Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya. (Foto: dok Polri)

KUBU RAYA, iNews.id - Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pipit Rismanto menegaskan pentingnya pencegahan perundungan atau bullying dan tekanan mental sejak dini menyusul kasus bom molotov SMP Negeri 3 Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat (Kalbar). Aksi pelemparan bom molotov yang dilakukan seorang siswa di sekolah tersebut diduga dipicu tekanan psikologis berkepanjangan.

Pelaku disebut ingin membalas perlakuan perundungan yang dia alami di lingkungan sekolah.

Irjen Pipit menilai, perundungan yang dibiarkan tanpa penanganan berpotensi berkembang menjadi tindakan ekstrem dan membahayakan banyak pihak. Karena itu, dia meminta semua elemen pendidikan meningkatkan kewaspadaan.

Menurutnya, sekolah memiliki peran strategis dalam mencegah terjadinya perundungan di kalangan pelajar. Pengawasan perilaku siswa perlu dilakukan secara menyeluruh, baik saat kegiatan belajar mengajar maupun di luar jam sekolah.

"Lingkungan sekolah harus agak sedikit ketat mengawasi perilaku muridnya. Dalam proses belajar mengajar mungkin lebih mengarahkan pada anak-anaknya untuk tidak saling mengejek, membully serta berikan kegiatan-kegiatan positif," kata Pipit, Rabu (4/2/2026).

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ngeri! Siswa SMP Sungai Raya Lempar Molotov di Sekolah Ternyata Anggota Komunitas Kriminal

57 tahun lalu

Dendam Kerap Di-bully, Siswa SMP Sungai Raya Nekat Lempar Molotov ke Sekolah

57 tahun lalu

Densus 88: Siswa Lempar Bom Molotov di SMP Kalbar Korban Bully

57 tahun lalu

Polda Metro Periksa 5 Saksi terkait Teror Bom Molotov ke DJ Donny

57 tahun lalu

Polda Metro Jaya Selidiki Teror Bom Molotov ke Rumah DJ Donny

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal