Kendati ada pembatasan, pintu masuk Kelenteng menurutnya tetap dibuka untuk umum. Namun setiap pengunjung yang datang harus mengikuti protokol kesehatan.
Dalam menerapkan protokol kesehatan, juga telah tersedia tempat untuk cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, wajib memakai masker dan jaga jarak.
"Jadi orang yang datang sembahyang juga harus bergantian, dan begitu selesai Sembahyang langsung pulang, baru yang lain boleh masuk," ujarnya.