Untuk itu, Haris Azhar mendesak agar polisi berkoordinasi dengan tim independen pencarian fakta yang dibentuk oleh enam Lembaga Nasional Hak Asasi Manusia (LNHAM).
Dia berharap kolaborasi ini bisa mengungkap kebenaran di balik kasus tersebut. "Untuk memastikan ada arah dari kebenaran yang akan diungkap oleh TGPF, nanti dari situ akan kelihatan yang mana yang harus didalami sebagai sebuah kasus tindak pidana," ucapnya.
Sebelumnya, polisi menjelaskan bahwa peran Delpedro dalam demonstrasi adalah melakukan kolaborasi dengan akun Instagram lain untuk mengajak pelajar mengikuti aksi.
"Peran tersangka DMR adalah melakukan kolaborasi dengan akun Instagram lainnya untuk sebarkan ajakan agar pelajar jangan takut untuk aksi, kita lawan bareng," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Brigjen Ade Ary Syam Indradi, pada 2 September 2025.