Meskipun begitu, Thamrin mengatakan VCO tidak bisa disamakan dengan manfaat yang ada pada madu. Sebab secara kimia, yang diandalkan pada VCO adalah asam lemak laurat. Asam lemak laurat jika dikonsumsi akan menjadi asam laurin.
"Ini yang punya khasiat untuk antivirus, antibakteri," katanya.
Sementara yang ada pada madu adalah senyawa kimia yang memberikan rasa manis. Ada senyawa mineral yang minor yang bisa memberikan antioksidan dan meningkatkan imun. Di dalam madu ada propolis yang memiliki komposisi kimia berbeda dengan VCO.
Thamrin pun menganjurkan kepada masyarakat agar mengonsumsi minyak kelapa murni tersebut setiap hari agar bisa merasakan manfaatnya dalam pencegahan Covid-19. Thamrin juga rutin mengonsumsinya selama ini. "Biasanya tiga kali dua sendok makan dalam sehari saya minum," katanya.
Menurut Thamrin, kebiasaan minum VCO sudah dia lakukan sejak awal merebaknya pandemi Covid-19 hingga saat ini. Produk VCO siap konsumsi juga kini banyak dijual di pasar, dan juga dapat dibuat sendiri dengan memperhatikan kualitas yang dihasilkan agar kandungan manfaat minyak tersebut tidak berkurang.