"Setelah saya cek ternyata kaca di sebelah kanan pecah ada bolong sebesar kelereng," katanya.
Arief tak tahu penyebab kaca bus tersebut bolong apakah terbentur peluru atau dilempar batu. Namun, seluruh penumpang di dalam bus dari Sintang ke Pontianak tersebut tak ada yang terluka.
Dia memutuskan untuk melanjutkan perjalanan hingga kemudian melapor ke kantor polisi terdekat.
"Atas kejadian ini saya sudah melaporkan ke Polsek Ambawang," katanya.