"Kami meyakini bahwa kehadiran rumah sakit ini di Singkawang akan membawa dampak ekonomi yang signifikan, sekaligus memberikan Return on Investment (ROI) yang sangat menjanjikan bagi para pemangku kepentingan," katanya.
Dedi juga mengungkapkan, PT Multi Visi Indonesia selaku koordinator investor telah menyelesaikan penilaian kelayakan dan membantu dalam penyusunan dokumentasi hukum, perizinan, dan pendukung yang diperlukan untuk proses investasi.
Setelah itu PT. Jakarta Zenith Metal dan China Construction Fourth Engineer Bureau Co. Ltd beserta Bank of China Limited Guangzhou Tianhe (selaku Banker dari China Construction) akan datang ke Singkawang dalam rangka persiapan akhir sebelum pembangunan rumah sakit ini dimulai.
"Kami akan sangat menghargai kesempatan untuk mendiskusikan struktur investasi potensial yang akan saling menguntungkan bagi kedua belah pihak. Kami yakin dengan dibangunnya rumah sakit ini, Kota Singkawang bersiap melangkah menjadi pusat layanan kesehatan modern di wilayah Kalimantan Barat," ungkapnya.
Sementara itu, dalam sesi dialog interaktif yang digelar di Kota Singkawang, Direktur PT Multi Visi Indonesia, Ir. Andi Arief, M.P., menyebutkan investor asal Tiongkok, khususnya dari Bank of China Limited Guangzhou Tianhe dan China Construction Fourth Engineering Bureau Co., Ltd., punya ketertarikan tinggi untuk berinvestasi di Kota Singkawang.
"Jadi, para investor dari China ini begitu tertarik dengan Kota Singkawang, salah satunya bisa jadi karena kesamaan kultur, apalagi investasi ini di bidang kesehatan yang memang dibutuhkan oleh masyarakat banyak," ujarnya.
Untuk diketahui, dialog interaktif tersebut juga dihadiri oleh pihak terkait lainnya, seperti PT Nuraden Indonesia Hutama selaku Koordinator Kontraktor, Asosiasi Konstruksi RS Indonesia selaku konsultan dan Waskita Karya selaku konsultan.
Kemudian, Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM yang mewakili Wali Kota Singkawang, Kepala Dinas Kesehatan Kota Singkawang beserta jajaran, Pimpinan Bank BNI, Pimpinan Bank BSI, pimpinan BRI, pimpinan Bank Mega, CV Mahesa Kumoro Konstruksi, Owner RSU HB, serta Direktur dan Manajemen RSUHB dan Tim RSUHB beserta dr. Salman Paris Harahap. SpPD. KHOM-FINASIM.