Dia meminta masyarakat tidak mudah percaya pada pengakuan orang melalui aplikasi media sosial khususnya WhatsApp, Facebook. "Apalagi nomornya tidak dikenal dan pelaku minta transfer dana atau pun pulsa," katanya.
Dia mengingatkan penipuan melalui media sosial ini modus lama. Modus lain seperti mengabarkan menang undian atau lotre, lalu korban diminta menyetor sejumlah uang sebelum diberi hadiah.
"Jadi masyarakat harus hati-hati kalau harus mentransfer dana dengan dalih akan memberi bantuan atau dapat undian bahkan meminta pulsa. Yakinlah itu modus aksi tipu-tipu," tutur menantu mantan Gubernur Kalbar Cornelis ini.