SURABAYA, iNews.id – Video pembakaran kaos pasangan calon presiden-wakil presiden Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma’ruf Amin viral di sejumlah grup WhatsApp. Belum diketahui identitas para pelaku pembakaran. Namun, diduga peristiwa tersebut terjadi di Sampang, Madura, Jawa Timur (Jatim).
Dalam video tersebut, tampak sejumlah pemuda merobeki kaos bergambar pasangan Jokowi-Ma’ruf di tengah jalan raya. Tak hanya dirobek, beberapa pemuda juga terlihat membakar kaos itu dan menginjak-injaknya. Teriakan dan makian serta kata-kata kotor juga terdengar saat aksi pembakaran berlangsung.
Tim pemenangan Jokowi-Ma’ruf mengaku telah mengetahui insiden berbau provokasi tersebut. Kendati menyesalkan, mereka memilih diam dan tidak reaktif dengan insiden tersebut.
“Kami tidak terpancing untuk membalas dendam dengan tindakan anarkis serupa. Yang pasti, kami sangat menyesalkan aksi-aksi anarkis semacam itu. Tim sedang melihat opsi-opsi jalur hukumnya,” kata Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jatim untuk pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin, Machfud Arifin, Rabu (27/2/2019).
Mantan Kapolda Jatim ini menilai, insiden pembakaran tersebut mengindikasikan suara Jokowi-Ma’ruf kian besar di Madura. Karena itu, muncul reaksi tak pantas dari pendukung kubu lawan.