"Pelakunya dua orang yang mengadang saya. Pelaku turun dari motornya dan mendorong lalu membacok saya dengan celuritnya,” ujar Gus Fauzan saat dikonfirmasi wartawan, Senin (25/11/2024).
Menurutnya, dia beberapa kali menangkis sabetan celurit yang diayunkan pelaku. Beruntung tak ada luka yang dialaminya, hanya pakaian yang digunakan sobek-sobek.
"Saya terus berusaha menangkis bacokan pelaku hingga terjatuh. Pelaku tetap membacok bagian punggung saya beberapa kali,” katanya.
Informasi beredarnya Gus Fauzan yang dibacok tak terluka membuat warga menilai kiai ini kebal sajam. Tapi Gus Fauzan mengungkapkan dia tidak kebal dan hanya diberikan keselamatan oleh Allah.
"Berkah para guru pendiri Nahdlatul Ulama (NU) serta guru-guru saya semua. Saya tidak sakti dan tidak kebal. Hanya alhamdulillah diberikan keselamatan saja. Kalau pelakunya langsung kabur ke arah barat," ucapnya.
Kasus ini telah diselidiki polisi. Gus Fauzan juga sudah dimintai keterangan perihal dugaan pembegalan yang menimpanya.