Viral Pasien Covid-19 Kabur Kejar-Kejaran dengan Petugas RSSA, Takut Biaya Kemahalan

Deni Irwansyah
Petugas medis RSSA Malang, Jatim, mengejar pasien Covid-19 yang kabur dari ruang isolasi, Selasa (15/7/2020). (Foto: iNews/Deni Irwansyah)

Direktur RSSA yang juga Ketua Tracing Satgas Covid-19 Jawa Timur, dokter Kohar Hari Santoso, yang dikonfirmasi memberikan klarifikasi terkait video viral di media sosial tersebut. Perempuan yang kabur tersebut pasien yang telah menjalani proses persalinan di RSSA. Dia dirujuk ke RSSA karena dalam kondisi terpapar Covid-19.

“Kami sudah melakukan tindakan persalinan dan sebenarnya pasien perempuan tersebut sudah sembuh. Yang bersangkutan sudah diperbolehkan pulang,” kata dokter Kohar.

Namun, karena terkonfirmasi Covid-19, pasien harus menjalani isolasi terlebih dulu di ruang isolasi RSSA khusus untuk pasien Covid-19, sambil menunggu diizinkan pulang. Sebab, RSSA juga masih harus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Malang untuk proses isolasi pasien yang kondisinya sudah membaik.

Kondisi bangunan Paviliun VIP pasien rawat inap RSSA yang bagus malah membuat pasien khawatir akan terkena biaya mahal untuk tindakan isolasi Covid-19. Akhirnya pasien perempuan tersebut mencari celah dan berusaha kabur, Selasa siang kemarin. Video aksinya saat kabur pun viral di media sosial.

“Ternyata pasiennya rupanya takut biayanya mahal karena gedungnya bagus sekali. Dia merasa, kalau saya dirawat, pasti biayanya tinggi. Dia akhirnya mencari celah berusaha kabur dan untungnya terpantau oleh petugas kami ,” kata dokter Kohar Hari Santoso.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus Video Viral Pesta Gay di Karawang

57 tahun lalu

Duka Kloter 12 Malang, 2 Jemaah Haji Meninggal Dunia di Pesawat dan Bus

57 tahun lalu

Konten Pocong Meresahkan Viral di Jember, Emak-Emak Ditangkap Polisi

57 tahun lalu

Dipukul Preman Terminal Bangkalan, Perempuan Penjaga Loket Karcis Bus Lapor Polisi

57 tahun lalu

Kronologi Perempuan Dipukul Preman di Terminal Bangkalan, Berawal Percekcokan Anak Korban

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal