Setelah proses negosiasi selama 20 menit dan petugas menjelaskan mekanisme pembayaran biaya perawatan pasien Covid-19 yang telah diatur pemerintah, akhirnya pasien mau kembali ke rumah sakit. Hingga saat ini, pasien masih menjalani proses isolasi di RSSA.
“Memang sempat menimbulkan keributan, tenaga keamanan kami pun sempat tidak berani karena pasien teridentifikasi Covid-19. Sekarang sudah diisolasi setelah dibujuk 20 menitan. Ini jadi catatan agar kami lebih memperketat tempat-tempat yang memungkinkan pasien lari. Kami juga harus lebih persuasif,” katanya.
Diberitakan sebelumnya, rumah sakit khusus Covid-19 ini sebelumnya Gedung Paviliun Perawatan Pelayanan VIP RSSA. Gedung ini disulap oleh Pemerintah Provinsi Jatim dan manajemen RSSA untuk solusi rujukan alternatif karena penuhnya rumah sakit rujukan di Surabaya dan Sidoarjo.