“Peristiwa tersebut terjadi hanya karena ada kesalahpahaman saja. Saat itu, dua anggota sedang melakukan razia terhadap truk yang muatannya melebihi tonase,” katanya, Senin (11/4/2022).
Namun saat akan dihentikan, menurut kapolres, sopir truk Afan menolak berhenti sehingga dikejar oleh petugas hingga tertangkap dan terjadi pemukulan.
“Kasus itu sudah ditangani Propam dan sudah dimediasi Polres Jombang. Hasilnya, kedua belah pihak sepakat berdamai dan menyelesaikan masalah tersebut secara kekeluargaan,” katanya.
Kepada petugas, Afan mengaku truknya dalam keadaan kosong dan tidak bermuatan. “Saya sudah berhenti saat dihentikan polisi, namun kedua anggota polisi tersebut tetap bersikap kasar dan memukuli saya,” katanya.