Tuntut Pilkades Digelar, Warga 14 Desa di Sampang Demo hingga Bakar Keranda Mayat

Diwan Mohammad Zahri
Warga 14 desa di Sampang demo hingga membakar keranda mayat menuntut pilkades segera digelar.(Foto: MPI/Diwan Mohammad Zahri)

Menurutnya, penundaan pilkades dalam jangka waktu lama telah menimbulkan dampak sosial dan negatif, mengingat keberadaan kades definitif sangat besar pengaruhnya terhadap situasi di desa.

"Kami sudah terlalu lama dipimpin penjabat (PJ) kepala desa sejak 2021. Pemerintahan desa tidak berjalan maksimal dan banyak konflik yang tak terselesaikan," katanya.

Menanggapi aksi tersebut, Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sampang Sudarmanto menemui massa. 

Dia menyampaikan pelaksanaan pilkades belum dapat digelar pada 2025 karena terhalang regulasi dari Kementerian Dalam Negeri.

“Saat ini masih beberapa kepala desa yang masa jabatannya diperpanjang hingga 2 tahun ke depan. Maka pilkades serentak baru bisa dilaksanakan pada 2028,” katanya.

Aksi berjalan dengan tertib meski sempat memicu kemacetan lalu lintas. Polisi terus berjaga untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mahasiswa Demo di DPRD Jabar, Protes Kenaikan Harga Pertamax dan Pelemahan Rupiah

57 tahun lalu

Kunker Presiden Prabowo di Lampung Disambut Demo Mahasiswa dengan Aksi Jahit Mulut

57 tahun lalu

Kronologi Demo Rusuh di Lapas Narkotika Sungguminasa, Massa Rusak Fasilitas hingga Bakar Ban

57 tahun lalu

Ratusan Driver Ojol Demo PN Jombang, Desak Hakim Vonis Bebas Nadiem Makarim

57 tahun lalu

Surabaya Lumpuh! Ribuan Driver Ojol Demo Tuntut UU Transportasi Online Disahkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal