Tukang Pijit di Jombang Ini Khawatir Batal Berangkat gegara Biaya Haji Naik Jadi Rp69,1 Juta 

Mukhtar Bagus
Marsudi (kanan) bekerja menjadi tukang pijit untuk biaya naik haji. (Mukhtar Bagus).

Kemudian pada tahun 2022, Marsudi juga kembali mendapat jadwal berangkat haji, sehingga dia berusaha mengumpulkan uang lagi untuk melunasi biaya haji tahun 2022 yang naik menjadi Rp38,9 juta. Namun karena mendadak ada pembatasan usia, Marsudi yang saat itu sudah berusia 68 tahun harus menunda lagi keberangkatannya. 
 
Tahun 2023 Marsudi merasa senang, karena Pemerintah Arab Saudi sudah membuka kesempatan luas kepada masyarakat untuk berangkat haji tanpa pembatasan usia. "Tapi, giliran mau berangkat, tiba-tiba akan ada kenaikan biaya lagi sampai Rp69,1 juta," katanya. 

Hal inilah yang membuatnya kecewa. Karena itu, dia mendesak Komisi VIII DPR RI menolak usulan menteri agama tersebut dan berharap kenaikan biaya haji 2023 dilakukan sewajarnya. "Tidak langsung dua kali lipat seperti sekarang," ujarnya. 
 
Jika usulan menteri agama itu disetujui, Marsudi khawatir tidak akan bisa berangkat haji lagi tahun 2023 ini. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Resmikan Prodi Kedokteran UIN Sunan Kalijaga, Menag Harap Lahirkan Dokter Religius

57 tahun lalu

Menag Salurkan Bantuan Setengah Miliar untuk Guru Madrasah dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua

57 tahun lalu

Menag Kunjungi Korban Longsor Cisarua, Pastikan Masjid Pulih Sebelum Ramadhan

57 tahun lalu

LBH Ansor Bali Soroti Kasus Kuota Haji yang Jerat Gus Yaqut Jadi Tersangka Korupsi

57 tahun lalu

Hadiri Natal di Katedral Manado, Menag Tekankan Pentingnya Persaudaraan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal