"Selain itu ada bantuan lagi alat dari BIN selengkap dengan real time PCR yang masa kerjanya mulai dari unboxing, ekstracting, kemudian masuk ke mesin PCR itu kurang lebih 7 jam 45 menit," ucapnya.
Hasil prediksi, tren kesembuhan pasien Covid-19 di Surabaya ke depan bakal terus bertambah. Pasien sembuh terbanyak berasal dari klaster Hotel Asrama Haji Sukolilo, Surabaya. Saat ini, tim masih terus melakukan verifikasi data pasien tersebut.
"Hari ini ada potensi sembuh sekitar 127 orang. Karena ini masih verifikasi, isya Allah tambah terus. Paling banyak tingkat kesembuhan di Asrama Haji," katanya.
Menurutnya, tingkat kesembuhan pasien yang dirawat di Hotel Asrama Haji begitu besar karena beberapa faktor. Salah satunya karena ada fasilitas pendukung yang disiapkan pemkot untuk mendorong mereka agar imunitas tubuh tetap terjaga.
"Karena mungkin di sini (Asrama Haji) mereka gembira. Ada kegiatan senam, badminton, sepak bola, bulu tangkis serta taman bacaan. Selain itu ada makanan, vitamin, susu. Kalau kami melihat dari hasil, area penyembuhan banyak dari situ," ujar Febria.